You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perlintasan Rel KA Kebon Singkong Klender Ditutup Permanen
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Perlintasan Rel KA Kebon Singkong Klender akan Ditutup Permanen

Perlintasan rel kereta api (KA) Kebon Singkong, Klender, Jakarta Timur akan ditutup secara permanen. Hal ini setelah mengacu dari hasil uji coba penutupan perlintasan yang dinilai berhasil mengatasi kemacetan di sekitarnya.

Penutupan perlintasan kereta api di Klender akan dipermanenkan

"Kita sudah koordinasi dengan pihak Kemenhub. Penutupan perlintasan kereta api di Klender akan dipermanenkan. Hasil uji coba selama sepekan, ternyata juga sangat efektif tidak terjadi kemacetan lalu lintas," kata Andreas Eman, Kepala Seksi Lalu Lintas, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Senin (17/7).

Menurutnya, penutupan perlintasan kereta api ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api. Karena di kawasan itu menjadi lintasan rel kereta api ganda. Selain itu juga untuk menunjang pelaksanaan pembangunan Stasiun Klender pasca terbakar dua bulan lalu.

Penutupan Perlintasan KA Kebon Singkong Diuji Coba

Seperti diberitakan sebelumnya, perlintasan kereta api ini menghubungkan Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Raya Bekasi. Dengan ditutupnya perlintasan ini maka kendaraan dari Jalan I Gusti Ngurah Rai menuju Jalan Raya Bekasi, harus melintas melalui Flyover Klender.

Sebaliknya, kendaraan dari Jalan Raya Bekasi menuju Jalan I Gusti Ngurah Rai, harus berputar di perlintasan rel kereta api Cipinang Lontar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye927 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye809 personNurito